Please disable your adblock and script blockers to view this page

Header Ads

SIMPLE WHATSAPP ROTATOR

WhatsApp sudah menjadi aplikasi wajib pada setiap smartphone Android dan iOS user bahkan pada dasarnya gak butuh-butuh amat aplikasi WhatsApp kalo cuman buat messengeran atau kirim pesan.

WA.ME

Hanya karena tuntutan kompetisi pemegang "saham" terbesar bisnis digital merasa memiliki hak pasar, maka, WhatsApp secara default sudah menjadi aplikasi bundling yang sudah terinstall dalam smartphone baru yang kinyis-kinyis keluar dari buntelannya.

SIMPLE WHATSAPP ROTATOR

Jan Koum, pendiri WhatsApp yang orang Ukraina-Amerika ini sendiri mengakui bahwa pengguna WhatsApp di negara penciptanya sendiri hanya 22 juta pengguna dari 284 juta pengguna internet dari populasi nasional Amerika yang mencapai 331 juta jiwa per Agustus 2020 (Statista: https://www.statista.com/topics/2237/internet-usage-in-the-united-states).

SIMPLE WHATSAPP ROTATOR

Di Indonesia sendiri pengguna WhatsApp mencapai 82 juta per 2020 dari 171.26 juta pengguna internet dari populasi penduduk Indonesia yang 260 juta jiwa (Statista: https://www.statista.com/topics/2431/internet-usage-in-indonesia).

Apa artinya? bagi bisnis dan perkembangannya, pengguna WhatsApp di Indonesia masih merupakan market yang cukup legit, cukup lebar banget jika digabungkan dengan beberapa konsep online marketing. Well, saya gak akan bicara tentang konsep internet marketing, tapi lebih fokus pada memanfaatkan sumberdaya internet sebagai jalan nambah income.

Kenapa butuh WhatsApp Rotator?

SIMPLE WHATSAPP ROTATOR
Jualan online, simplenya jualan online dengan menggunakan Facebook (profile ataupun page, dan group), Instagram, TikTok, Twitter (walo jarang) dll just name it. Akhirnya arah pembicaraan product knowledge hingga transaksi dan dealing berlanjut "..ke WhatsApp ya Sist.."

Nah gimana jika kita kemudian scale-out nomer WhatsApp karena kita nambah CS (Customer services) sementara WhatsApp menerapkan one-point-token, artinya hanya satu device yang bisa diberikan hak akses? Mau gak mau kita harus nambah nomor yang lain lagi untuk kebutuhan CS.

Lalu kemudian masalah muncul ketika kita mulai beriklan, wah, nomor CS toko ada 10 nih, sementara kudu dirotasi biar semua CS dapet kerjaan, dapet job juga.

Well, rotator, rotate it! gantian digulir biar adil. Buatkan WhatsApp rotator. Emang sih banyak plugins yang bisa menangangi masalah ini, banyak juga service-service third-party berbayar yang siap sedia dengan senang hati sampeyan bayar servicenya buat mengatasi problem sampeyan.

Tapi problem mulai muncul sebelum menjatuhkan problem solver adalah plugins itu gak gratis dan belum ada budget utk pengadaan software tersebut.

Atau.. alasan lain, semacam.. aman gak sih data buyer kita kalo pake layanan third-party?
Atau jangan-jangan data buyer di follow up sama mereka, secara mereka jelas punya dong rekam jejak digital alias digital-footprint, log, tracker, analytics, pixel whatever you name it dan lain-lainnya yang mencatat rekaman semua aktifitas atas fitur-fitur keren yang mereka tawarkan. Termasuk didalamnya catatan produk apa yang dibeli, dan harganya berapa serta berapa nomor WhatsApp buyermu 😜🤑 atau sukur-sukur layanan third-party WhatsApp yang sampeyan pake dengan membayar servicenya juga dengan sangat senang hati memasang pixel Facebook Advertisement sehingga mereka bisa mendapatkan data UI yang legit atas iklan yang sampeyan campaignkan. 😝

Dan tiba-tiba semacam.. "..waduh, kok ada RO atas nama buyer gua yak.. 🤔😕 "

SIMPLE WHATSAPP ROTATOR
Cukup keren bukan? Sayangnya, saat ini hanya sekitar 90 perusahaan yang memiliki akses ke WhatsApp Business API https://www.whatsapp.com/business, dan penggunaan publik masih terbatas. Kamu dapat mendaftar dengan formulir ini jika ingin perusahaanmu dipertimbangkan untuk mendapatkan akses.

Sebagai alternatif, Kamu dapat menggunakan alat pihak ketiga untuk WhatsApp yang sudah memiliki akses ke WhatsApp Business API dan merupakan WhatsApp Business Solution Provider (BSP) yang bersertifikat official dan diawasi langsung oleh Facebook sebagai perusahaan resmi pemilik WhatsApp.

Jadi? masih mau main-main dengan data buyermu? 😝

Native WhatsApp Redirect 301

Okay, gak berpanjang lebar, kita kerjain aja sekarang.

WhatsApp rotator custom tanpa plugins dan third-party paling simple yang akan kita bikin pada server/hosting kita, Sharedhost pun muat, tenan aja, gak sampe ber-mega-mega filenya, karena hanya butuh beberapa file index.php sebagai redirect saja.

Pertama kita akses root domain host, boleh lewat FTP atau Webpanel (cPanel, Webuzo dkk).

Buatlah beberapa folder/subfolder/subdirectory pada root domain, banyaknya folder seturut jumlah nomor WhatsApp yang akan digunakan.

Sebagai contoh:
cs1
cs2
cs3
cs4
cs5

tambahkan file index.php atau index.html pada masing-masing folder tadi dengan:

<?php // Permanent redirection header("HTTP/1.1 301 Moved Permanently");
header("refresh: 5; url=https://api.whatsapp.com/send?phone=628xxxxxxxxxx");
exit(); ?>

*catatan: sesuaikan masing-masing kebutuhan nomor WhatsAppnya.

Maka dengan memanggil permalink dari setiap folder tadi akan otomatis ter-redirect ke nomor WhatsApp masing-masing nomor sesuai dengan penamaan folder.
Sebagai contoh:
https://domain.tld/cs1
https://domain.tld/cs2
https://domain.tld/cs3
https://domain.tld/cs4
https://domain.tld/cs5
Dimana masing-masing permalink ini akan memiliki delay 5 detik dimana pada masing-masing file index.php atau index.html ini kita bisa berikan tracking code atau pixel code.

WhatsApp Rotator

Lalu bagaimana utk melakukan rotasi atau rotator jika kita mengiklankan produk kita agar setiap Customer Service mendapat jatah?

Okay, kita kembali menambahkan satu folder lagi pada root domain seturut-setingkat dengan level folder sebelumnya:
Sebagai contoh kita menambahkan folder:
whatsapp

Tambahkan file index.php atau index.html pada folder whatsapp tadi dengan:
<?php $urls[] = "https://domain.tld/cs1";
$urls[] = "https://domain.tld/cs2";
$urls[] = "https://domain.tld/cs3";
$urls[] = "https://domain.tld/cs4";
$urls[] = "https://domain.tld/cs5";
srand ((double) microtime( )*1000000); $random = rand(0,count($urls)); header ("location:" . $urls[$random]); exit; ?>


Maka pemanggilan permalink https://domain.tld/whatsapp akan merotasi pada permalink-permalink yang sudah ditentukan didalamnya. Begitupun kita bisa menambahkan script tracker atau pixel yang berbeda dengan tracker yang sebelumnya.

Memberikan prioritas pada nomor WhatsApp tertentu

Okay, mungkin kita ingin juga memberikan prioritas untuk satu nomor WhatsApp untuk lebih diutamakan atau bahkan dikurangi prioritasnya.

Katakanlah, ada CS magang yang masih gagap menghadapi kenyataan bahwa pekerjaan sebagai Customer Service ternyata gak seindah yang dibayangkan.

Baiklah, kita akan memberikan prioritas menggunakan prosentase. Patokan utama prosentase adalah 100% dari jumlah keseluruhan property WhatsApp kita.
Kita akan mengurangi agar Customer Service 1 hanya mendapatkan 20%, Customer Service 2 juga prioritas 20% dan sisanya hanya dihandle Customer Service 3.

maka kita akan menambahkan beberapa parameter prosentase pembagi pada file whatsapp index.php :
<?php
$url = array("20" => "https://domain.tld/cs1", "40" => "https://domain.tld/cs2", "100" => "https://domain.tld/cs3");

$random = rand(1, 100);

$closest = 100;
foreach($url as $k => $u) {
if($k <= $closest && $random <= $k) {
$show = $u;
$closest = $k;
}
}

echo $show;
?>